Gak Disangka, Sekitar 2,6 Juta Warga Jabar Terjerat Judi Online hingga Transaksi Mencapai 5,9 Triliun, Mirisnya Keterlibatan Ibu Rumah Tangga, Pelajar dan PNS
![]() |
| Ilustrasi/Pixabay |
Pilah Lagi - Jawa Barat menempati posisi teratas dengan pemain Judi Online terbanyak se Indonesia. PPATK mengungkapkan bahwa sekitar 2.638.849 pemain judi online (judol) berasal dari Jawa Barat, dengan dominasi laki-laki mencapai 81 persen dan perempuan 19 persen.
Bahkan nilai Transaksi deposit yang tercatat menembus angka yang Fantastis mencapai Rp5,97 triliun, dari total frekuensi transaksi sekitar 44,9 juta kali.
Pemain Judol di tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Bogor tercatat sebagai wilayah dengan pemain Judi Online terbanyak, yakni sekitar 321.589 orang. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Bandung (182.450), Karawang (176.808), Sukabumi (171.429), dan Kabupaten Bekasi (168.316).
Sementara itu, untuk Kota Bandung sebagai pusat ekonomi digital di Provinsi Jawa Barat menyumbang 151.366 pemain. Disusul Cianjur (140.127), Kabupaten Garut (133.801), Kota Bekasi (125.243), serta Kabupaten Tasikmalaya (101.697).
Menurut Direktorat Analisis dan Pemeriksaan II PPATK, Afra Azzharga, sebagian besar pemain judi online berasal dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. “Mereka yang berada di rentang penghasilan Rp0 hingga Rp5 juta berkontribusi hingga 67,56 persen,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).
Sementara kelompok berpenghasilan tinggi memiliki kontribusi jauh lebih kecil. “Mereka yang berpenghasilan di atas Rp10 juta hanya sekitar 10,54 persen,” tambah Afra.
PPATK mencatat profesi para pemain judol di Jabar didominasi oleh karyawan swasta dengan porsi 45,84 persen. Kemudian pedagang 23,26 persen, pengusaha 10,43 persen, serta pelajar dan mahasiswa 6,20 persen. Kemudian Ibu Rumah Tangga 3,98 persen. PNS 1,20 persen dan anggota TNI/Polri 2,16 persen.
Mirisnya Ibu rumah tangga juga ikut menyumbang sekitar 3,98 persen terhadap Judi Online yang kemudian disusul Oleh PNS dan TNI/Polri.
Sumber: Tintahijau.com


Posting Komentar untuk "Gak Disangka, Sekitar 2,6 Juta Warga Jabar Terjerat Judi Online hingga Transaksi Mencapai 5,9 Triliun, Mirisnya Keterlibatan Ibu Rumah Tangga, Pelajar dan PNS "